🕌Website ini adalah kebaikan Taqmir.com untuk Masjid DARUSSALAM.
Pengurus masjid dapat klaim & kelola konten secara gratis.
🕌
Klaim Website Masjid DARUSSALAM
Taqmir.com menyediakan website gratis sebagai amal jariyah digital
untuk lebih dari 500.000 masjid di Indonesia.
Klaim website ini dan mulai kelola konten, jadwal sholat, kegiatan, dan infaq masjid Anda — selamanya gratis.
Surat An Naba´ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ma´aarij. Dinamai An Naba´ (berita besar) diambil dari perkataan An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.
1
عَمَّ يَتَسَاۤءَلُوْنَۚ
‘Amma yatasā'alūn(a).
Tentang apakah mereka saling bertanya?
2
عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ
‘Anin naba'il-‘aẓīm(i).
Tentang berita yang besar (hari Kebangkitan)
3
الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ
Allażī hum fīhi mukhtalifūn(a).
yang dalam hal itu mereka berselisih.
4
كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ
Kallā saya‘lamūn(a).
Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
5
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ
Ṡumma kallā saya‘lamūn(a).
Sekali lagi, tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
6
اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ
Alam naj‘alil-arḍa mihādā(n).
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan
7
وَّالْجِبَالَ اَوْتَادًاۖ
Wal-jibāla autādā(n).
dan gunung-gunung sebagai pasak?
8
وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ
Wa khalaqnākum azwājā(n).
Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.
9
وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًاۙ
Wa ja‘alnā naumakum subātā(n).
Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat.
10
وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ
Wa ja‘alnal-laila libāsā(n).
Kami menjadikan malam sebagai pakaian.
11
وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ
Wa ja‘alnan-nahāra ma‘āsyā(n).
Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan.
12
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًاۙ
Wa banainā fauqakum sab‘an syidādā(n).
Kami membangun tujuh (langit) yang kukuh di atasmu.
13
وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ
Wa ja‘alnā sirājaw wahhājā(n).
Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari).
Yauma yaqūmur-rūḥu wal-malā'ikatu ṣaffā(n), lā yatakallamūna illā man ażina lahur-raḥmānu wa qāla ṣawābā(n).
Pada hari ketika Rūḥ dan malaikat berdiri bersaf-saf. Mereka tidak berbicara, kecuali yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia mengatakan yang benar.
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”